Internasional

Olahraga

Hiburan

habapos | Aceh Utara– Sebesar Rp 110.850.667.062, dana desa (gampong) yang sudah dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, kepada 852 gampong dari 27 kecamatan, untuk tahap pertama. Sementara total dana desa di Aceh Utara, tahun 2015 mencapai Rp 222,4 miliar.


habapos.com | Aceh Utara- Dengan empat cabang MTQ Korpri Aceh ke-3 di Banda Aceh, akan mampu meraih juara umum MTQ.  Cabang yang diikuti yakni cabang Tilawah,Khattil Qur'an, Hifzil Qur'an dan cabang Daiyah.
Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Aceh Utara Hadaini, mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan selama ini semoga apa yang diharapkan Wakil Bupati terwujud. Yakni untuk menjadi juara umum MTQ Korpri Aceh.

Sementara nama peserta kafilah Korpri yakni Tgk Affuadi dari Satpol PP dan WH cabang Tilawah putra serta Tilawah putri diikuti oleh Yusrawati SDN 3 Seunuddon. Kemudian,  Saniyah dari Satpol PP dan WH cabang Hifzil putri, Tgk Nurmansyah SPd dari MTsN Samudera untuk cabang Kaligrafi putra, Suraya dari Satpol PP dan WH cabang kaligrafi putri dan Rosmanidar dari SDN 4 Muara Batu untuk cabang dayiah. (korpriacehutara)


habapos.com | ACEH UTARA- Kafilah Korpri Aceh Utara menargetkan juara umum MTQ Korpri Aceh ke-3 di Banda Aceh, pada 19-22 Oktober 2015. Apalagi, pada MTQ Aceh ke-32 tahun 2015 di Nagan Raya, Aceh Utara mampu keluar sebagai Juara Umum.

"Mudah-mudahan dengan berusaha dan berdoa kafilah Korpri Aceh Utara dapat menjadi juara Umum juga dan saya yakin, kalau pun tidak kita telah tampil mengharumkan nama daerah,"ucap Wakil Bupati Aceh Utara, Muhammad Jamil, pada acara pelepasan peserta MTQ Korpri, di opprom Kantor Bupati Aceh Utara lantai II, Jalan T. Hamzah Bendahara Lhokseumawe, Minggu malam 18 Oktober 2015, pukul 21.00-22.00 Wib.

Kata dia, Korpri telah berupaya untuk mempersiapkan dan merekrut tim mengikuti MTQ Korpri Aceh ke 3 tahun 2015 di Banda aceh. Kemudian, wakil bupati juga mengucapkan terima kasih kepada pembina dan pelatih  yang telah membina serta mendampingi peserta MTQ.

Begitu juga, kepada peserta yang telah mempersiapkan diri untuk tampil pada MTQ Korpri Aceh. " Mudah-mudahan itu semua menjadi amal ibadah kita,ucap H. Mumammad Jamil. Hadir dalam acara itu  Asisten  Anwar Adlin, Asisten Iskandar Nasri, Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Aceh Utara Hadaini, staf Korpri dan keluarga peserta MTQ. (korpriacehutara)
Aceh Utara- Hujan deras dan meluapnya Sungai Peuto di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Senin (28/9/2015), mengakibatkan empat titik tanggul sungai itu jebol. Akibatnya, Lhoksukon menjadi kecamatan paling parah terendam banjir dari dua kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Matangkuli dan Kecamatan Pirak Timu Aceh Utara.
portal nanggroe aceh | Aceh Utara- Hujan deras yang menguyur wilayah Aceh Utara dan sekitarnya, Jum’at sore hingga malam pada 11 September 2015, membuat tanggul Krueng Pase jebol. Akibatnya, ribuan rumah warga di Kecamatan Samudera, ikut terendam banjir dengan ketinggian air antara 50 cm hingga 1 meter.

portal nanggroe aceh | Aceh Utara - Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, membangun Rumah Sakit Pendidikan (RSP) di kampus utama Reuleut, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Pembangunan RSP itu, ditandai dengan peletakan batu pertama, Rabu (3/8) di kampus utama Reuleut, oleh Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, Rektor Unimal Prof Dr Apridar dan Danlanal Lhokseumawe, Letkol Marinir Nasruddin.



portal nanggroe aceh | Aceh Utara- Hujan lebat yang melanda Aceh Utara, Kota Lhokseumawe dan sekitarnya, Selasa malam 31 Agustus 2015, membuat wilayah pedalaman Aceh Utara dikepung banjir kiriman.
portal nanggroe aceh | Aceh Utara- Nelayan di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mampu menangkap ikan tongkol dalam setiap harinya mencapai 100-200 tong fiber, apabila dikalkulasikan bisa mencapai 600 ton per harinya.

Portal Nanggroe Aceh | Aceh Utara-  Kabupaten Aceh Utara, yang berpenduduk setengah juta jiwa ini, menulang prestasi yang luar biasa, karena berhasil menjuarai MTQ Aceh ke-32 yang berlangsung di Kabupaten Nagan Raya,  sejak 18-26 Agustus 2015. 

habapos.com | Lhokseumawe – Kursi empuk pejabat Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Kabupaten Aceh Utara, kini mulai goyah. Betapa tidak, isu mutasi kini kerab terhembus ke publik. Kabarnya,  awal bulan September mendatang bupati akan mencopot sejumlah pejabat dari jabatannya. 
portal nanggroe aceh | Suka Makmue - MTQ XXXII Tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung di Nagan Raya sejak 19 Agustus 2015, berakhir dan ditutup tadi malam, Rabu (26/8) oleh Sekda Aceh, Drs H Dermawan MM mewakili Gubernur. Kafilah Aceh Utara keluar sebagai juara umum yang sekaligus membawa pulang piala bergilir yang ‘direbut’ dari Aceh Besar selaku juara MTQ XXXI di Subulussalam, dua tahun lalu.

Prosesi penyerahan piala bergilir diawali dengan penyerahan kepada Sekda Aceh oleh Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah yang kemudian Sekda Dermawan menyerahkan kepada Bupati Aceh Utara.

Keberhasilan kafilah Aceh Utara menjadi juara umum MTQ XXXII setelah mengumpulkan poin tertinggi dari semua cabang yang dimenangkan yaitu 72. Sedangkan posisi kedua dan ketiga diraih oleh kafilah Kota Lhokseumawe dan Aceh Besar dengan poin masing-masing 49 dan 39.

Wartawan Serambi, Masrizal bin Zairi dan Dedi Iskandar dari lokasi kegiatan melaporkan, rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Takdir Feriza, qari terbaik internasioanal di Turki tahun 2015 dan dilanjutkan dengan pembacaan sari tilawah oleh Zainol Hamidah dan salawat badar dipimpin Zainuddin Habib.

Berikutnya langsung dilanjutkan pembacaan keputusan dewan juri tentang peraih juara di semua cabang yang diperlombakan. Panitia juga mengumumkan pemenang lomba pameran bernuansa islami yang diikuti 12 kabupaten/kota di arena MTQ Aceh. Penutupan acara itu ditandai dengan penekanan tombol sirene penutupan Alquran hidrolik.

Gunernur Aceh dr Zaini Abdullah dalam amanatnya yang dibacakan oleh Sekda Aceh Dermawan mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba dari semua cabang dan kepada paraih juara umum. Dia berharap para juara bisa meningkatkan prestasinya ke depan. “Kepada peserta yang belum berhasil jangan patah semangat. Karena masih banyak kesempatan untuk diikuti,” katanya menyemangati.

Sekda Aceh berharap pelaksanaan MTQ ini dapat menjadikan Alquran semakin dekat dalam kehidupan. Sehingga pelaksanaan MTQ bukan hanya ajang mengejar prestasi atau rutinitas semata, tapi harus melahirkan masyarakat yang berakhlakul karimah. Gebernur Aceh juga mengajak semua masyarakat agar menggemakan pelaksanaan MTQ di setiap daerah.

“Sebagaimana pernah saya singgung pada acara pembukaan agar nilai qurani menyatu dalam setiap kehidupan dan pembangunan Aceh. Even MTQ ini dapat melahirkan generasi qurani dan mampu menyerap nilai Alquran sehingga dapat memposisikan diri sebagai agen perubahan,” ujarnya.
Sekda Aceh secara pribadi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Nagan Raya dan mengucapkan selamat kepada para pemenang dan juara umum. Dia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dalam even dua tahunan ini.
“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan secara maksimal dan sangat sukses. Mudah-mudahan pelaksnaaan ini dapat dicontoh oleh daerah lainnya nantinya,” imbuh Dermawan.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ XXXII Tingkat Provinsi Aceh yang juga Bupati Nagan Raya, Drs HT Zulkarnaini menyampaikan laporan kegiatan dari awal hingga akhir. “Kami akui banyak kekurangan dalam pelaksanaannya. Namun demikian, panitia sudah bekerja secara maksimal dan segala kekurangan kami mohon maaf,” katanya.(a/aceh.tribunnews.com)

habapos.com | ACEH UTARA- Kafilah MTQ Aceh Utara, siap untuk merebut juara MTQ tingkat Aceh, ke-32 yang sedang berlangsung di Nagan Raya. Apalagi, 20 peserta dari berbagai cabang sudah bebas dan masuk ke babak final sebagai babak penentuan meraih juara I.
"Selesaikan Soal Aceh"
        
portal nanggroe aceh | Aceh Utara - Untuk menyelesaikan persoalan Aceh, sesuai dengan MoU Helsinki RI-GAM, pada 15 Agustus 2005 dan UUPA Nomor 11 Tahun 2006, perlu diturunkan kembali tim Aceh Monitoring Mission (AMM). Mereka berasal dari beberapa negara ASEAN dan Uni Eropa, untuk mengawal perdamaian Aceh kedepan. 

portal wartawan aceh | Lhokseumawe– Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kota Lhokseumawe, AKBP Anang Triarsono, mengimbau kepada seluruh anggota Din Minimi untuk menyerahkan diri. Hal ini disampaikan oleh Kapolres di Mapolres Lhokseumawe, Jumat, 21 Agustus 2015.
SYAMTALIRA BAYU- Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, wajib memperjuangkan almarhum Teungku Cot Plieng (Tgk Sjeh Abdul Djalil), sebagai pahlawan nasional. Perjuangannya, patut dicatat dalam sejarah karena tidak pernah gentar melawan pasukan Jepang pada tahun 1942 silam.